Suami Kerja Istri Layani Nafsu Seks Tetangga

Diposkan oleh Cerita Dewasa on Selasa, 01 Mei 2012

Kasihan sungguh Walid, 42  (bukan nama sebenarnya), dari Simalungun (Sumut) ini. Ditinggal kerja jadi pelayan toko, istri di rumah malah melayani nafsu lelaki tetangga. Paling menyakitkan, obat kuat milik Mudrik, 48 (bukan nama sebenarnya), PIL sang istri di simpan di kamarnya juga. Benar-benar Walid tak direken sebagai suami.
Untuk menambah penghasilan suami, banyak istri yang bantu-bantu wira usaha. Ada yang buka jahitan sesuai keahliannya, atau buka warung di rumah. Meski tak seberapa, tapi lumayan bisa menambah pemasukan buat keluarga. Istilah kata cukuplah buat beli jajan buat anak-anak.
Purwani, 38 (bukan nama sebenarnya), warga Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, juga melakukan hal sama. Tahu penghasilan suami sebagai pelayan toko tak seberapa besar, dia mencoba buka warung mie ayam di halaman rumahnya. Untungnya lumayan, karena pelanggannya cukup banyak. Di samping orang sambil lewat, juga para tetangga sendiri.
Adalah Mudrik, lelaki tetangga yang suka jajan mie di warung Purwani. Anehnya, meski dia bukan seniman, jika jajan suka berlama-lama di situ. Kalau seniman, berlama-lama karena menunggu ada kenalan yang membayarinya. Lha Mudrik ini apa motifnya? Ternyata dia memang naksir pada pemilik warung. Maklum, biar hanya tukang mie ayam, bodi dan penampilannya cukup menjanjikan. Rambutnya panjang pula, sepanjang mie yang biasa diaduk-aduk Purwani dalam mangkuknya.
Jadi begitulah, jajanya tak sampai Rp 10.000,- ngobrolnya berjam-jam. Tapi karena pembeli adalah raja, Purwani membiarkan saja. Tapi dari obrolan warung mie  ayam ini, lama-lama pemilik warung jadi tahu bahwa Mudrik ada hati dengannya. Terbukti jika ada uang kembalian, meski itu dari uang Rp 50.000,- tak juga diminta kembali. Makin nyata lagi, bila situasinya sangat kondusif Mudrik suka mencemol pantat Purwani.
Wanita kadang memang suka bermain api, meski sadar bahwa itu bisa bikin melonyoh. Terbukti godaan setan atas nama Mudrik itu lama-lama ditanggapi juga. Nah, jika koalisi sudah terjadi, kenapa tidak langsung eksekusi. Maka begitulah yang terjadi, saat warung mienya sudah tutup, di dalam rumahnya Purwani malah buka baju dan segalanya untuk melayani nafsu Mudrik.
Wah, semua yang colongan memang asyik tuh barang. Maka Mudrik – Purwani jadi ketagihan. Di kala Walid suaminya sibuk kerja jadi pelayan toko, di rumah Purwani terus melayani kebutuhan biologis lelaki tetangganya. Di sinilah bedanya. Jika di toko Walid, konsumen cocok langsung dibungkus. Di rumah Purwani, ketika konsumen cocok malah dibuka dan diablak!
Lama-lama aksi mesum itu tercium oleh tetangga, sehingga warga ada yang membisiki suaminya. Kaget juga Walid mendengar perselingkuhan istrinya. Maka informasi ini segera dikroscek pada pihak terkait. Ternyata dengan terbata-bata Purwani mengakui bahwa sudah beberapa waktu lamanya dia biasa hubungan intim bak suami istri dengan Mudrik.
Tentu saja Walid naik pitam. Untuk melaporkan Mudrik memang diperlukan barang bukti. Saat bongkar-bongkar almari, di sana memang ditemukan celana dalam milik Mudrik. Paling kurang ajar, di situ juga ditemukan botol jamu obat kuat milik Mudrik untuk memuaskan Purwani. “Kalian akan saya laporkan polisi, dan sebaiknya kita cerai saja,” kata Walid dengan menggeledeg.
Penjual mie ayam, yang dijual paha sendiri.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar