Film Dewasa Pertama Di Dunia

Diposkan oleh Cerita Dewasa on Senin, 21 Mei 2012

Film Dewasa Pertama Di Dunia
di Bintang Eugène Pirou dalam Film Dewasa Pertama Di Dunia
Eugène Pirou 220x300 Film Dewasa Pertama Di Dunia 
Film porno diproduksi tidak lama setelah proyektor gambar bergerak diciptakan pada tahun 1895. Dua orang yang menjadi pencetus dalam dunia pornografi adalah Albert Kirchner & Eugène Pirou, yang mengarahkan film porno pertama di bawah nama lisensi “Léar”. Film-film karya Pirou menginspirasi pembuat film Perancis lainnya untuk membuat film yang menampilkan wanita-wanita yang menanggalkan pakaiannya. Film seperti ini benar-benar menjanjikan keuntungan besar pada saat itu.

Salah satu upaya yang paling ilmiah untuk mendokumentasikan asal-usul perdagangan “Fim porno” dilakukan oleh Dave Thompson dalam film dokumenter “In Black and White and Blue (2008)”. Ia menceritakan banyak bukti bahwa industri seperti ini pertama kali muncul di Buenos Aires dan kota-kota Amerika Selatan lainnya saat pergantian abad, dan kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa Tengah selama beberapa tahun berikutnya, namun tidak satu pun dari film – film porno awal ini dikenal secara luas.

Menurut Patrick Robertson dalam buku Film Facts, film porno paling awal yang dapat dipastikan tanggal pembuatannya adalah A L’Ecu d’Or ou la bonne Auberge’ dibuat di Perancis pada tahun 1908; plotnya menggambarkan seorang prajurit lelah yang memiliki janji untuk bertemu dengan seorang pelayan cewek di sebuah penginapan. El Satario dari Argentina mungkin malah lebih tua lagi. Robertson mencatat bahwa ‘film – film porno tertua yang masih ada tersimpan dalam Kinsey Collection di Amerika. Sebuah film menunjukkan bagaimana konvensi-konvensi porno mula-mula ditetapkan.

Film Jerman Am Abend (sekitar 1910) adalah, demikian tulis Robertson, ‘sebuah film pendek sepuluh menit yang dimulai dengan seorang perempuan yang memuaskan dirinya sendiri di kamarnya dan kemudian beralih dengan menampilkan dirinya sedang berhubungan seks dengan seorang laki-laki, melakukan fellatio (blowjob) dan penetrasi anal.

Film porno tersebar luas di era film bisu tahun 1920-an, dan sering diputar dalam rumah bordil. Karena saat itu film porno masih dicap ilegal, maka blue film atau stag film (sebutan untuk film porno) diproduksi secara sembunyi-sembunyi mulai tahun 1940an. Film-film tersebut kemudian diedarkan secara pribadi atau oleh pedagang keliling dengan risiko penjara jika ketahuan.




{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar